Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja

Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja
Pict by ig pier.coffee
Saya yang juga warga Yogyakarta lumayan sering melewati jalan Bumijo Tengah. Di jalan kecil dan satu arah ini sering saya amati berbagai tempat yang ada di sepanjang jalan ini. Mulai dari hotel kecil, mini market, cafe, tempat bermain futsal, sampai dengan hotel berbintang ada di jalan ini. Namun semenjak saya mulai menyukai kopi, saya dibuat sadar oleh media sosial bahwa di jalan Bumijo Tengah ini ada kedai kopi yang akan membuat para pecinta kopi penasaran untuk mampir. Nama kedai kopinya adalah Pier Coffee.

Jika teman-teman datang berkunjung ke Yogyakarta dan mampir ke kedai kopi yang ada di Jogja, coba iseng tanya dari mana kopi mereka berasal. Dari beberapa kedai kopi yang saya kunjungi seperti Sua yang ada di dekat malioboro dan Sinergi Coffee, mereka menjawab bahwa kopi mereka berasal dari roastery Pier Coffee.

Baca juga: Space Coffee Roastery Jogja: Tempat Ngopi Enak dan Langka

Saya sudah lama tau bahwa Pier Coffee memang juga ada roasterynya. Namun pernyataan dari kedai kopi Sua dan Sinergi semakin membuat saya penasaran untuk segera mampir ke Pier Coffee. Akhirnya tiba lah waktu dimana saya dapat mampir ke Pier Coffee.

Jika teman-teman melewati jalan Bumijo Tengah Jogja, coba tengok di kiri jalan ada bangunan kecil yang di depannya ada plang kecil dengan tulisan yang terbalik. Plang itu jika dibalik tulisannya akan berbunyi Pier Coffee. Nah itu lah lokasi dari kedai kopi Pier Coffee.

Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja
Pict by ig pier.coffee
Selain itu, kedai kopi Pier Coffee juga lumayan terlihat mencolok karena di depannya hampir tiap sore atau malam hari ketika saya lewat sana ramai oleh pemuda-pemuda harapan bangsa Jogja yang sedang menikmati suasana sore Jogja sambil menyeruput kopi dan bersenda gurau bersama teman-temannya. Dari suasana yang sering saya liat itu, nyaman sepertinya untuk nongkrong sambil ngopi di Pier Coffee.

Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja
Bule aja demen nongkrong di sini. Pict by ig pier.coffee

Jika teman-teman mencari lokasi Pier Coffee via gps, mungkin akan mengalami kendala karena ternyata Pier Coffee belum ada di google maps. Ternyata oh ternyata. Lokasi kedai kopi Pier Coffee ini sering berpindah-pindah. Dulu sudah ada di gps namun dihapus karena pindah.

Jawaban tersebut saya dapat dari Mas Iqbal, seorang mahasiswa kehutanan UGM, yang sedang bertugas sebagai barista sore ketika saya mampir ke Pier Coffee. Kata Mas Iqbal, Pier Coffee ini yang punya namanya Mas Helmy. Waktu saya datang ke kedai kopi Pier Coffee, mas Helmy kelihatan sibuk sekali sore itu. Lalu lalang menyapa temen-temen yang sedang ngopi dan temen-temen yang mau beli roasted beans.

Semua pertanyaan saya pun terjawab ketika mampir langsung ke kedai kopi Pier Coffee. Pada saat saya sedang ngopi di sana, ada beberapa teman kita yang datang ke Pier Coffee hanya untuk ketemu mas Helmy dan beli roasted beans. Seingat saya setidaknya ada tiga orang yang membeli roasted beans untu keperluan kedai kopinya dan jumlah roasted beansnya tidak sedikit.

Baca juga: Juara Indonesia Coffee Events (ICE) 2018 Wilayah Timur

Kalau temen-temen datang ke Pier Coffee, di bagian depan ada mesin roasting yang cukup besar. Kemarin waktu saya berkunjung, ada juga dua karung besar bertuliskan otten dan kopi florist. Kopi florist dengan kopi klasik beansnya kan memang sudah terkenal mantap. Jadi bisa dibayangkan lah hasil roastingannya seperti apa. Botol-botol berisikan roasted beans juga banyak. Untuk urusan harga, menurut saya lumayan murah untuk roasted beansnya. Harganya di kisaran 60-80ribu rupiah untuk 250 gramnya seingat saya.

Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja
Pict by kapitalkopi
Selain beli roasted beans, salah satu temen kita ini juga bertanya tentang cara bikin ice chocolate latte. Dengan ringannya mas Helmy menjelaskan pelan-pelan seberapa banyak powdernya harus dimasukkan dan lain sebagainya.

Saya pikir, keren juga ya. Mas Helmy ini sepertinya memang orang lama dan lumayan punya pengaruh. Pier Coffee awalnya dibuka di jalan Mataram pada tahun 2013 sampai dengan 2015. Nah baru kemudian pindah ke jalan Bumijo Tengah. Di Bumijo Tengah pun awalnya bukan di kedai kopi nya yang sekarang tapi di rumah seberang nya kedai yang sekarang.

Dari pengunjungnya pun sudah keliatan jelas bahwa mereka adalah penikmat dan peminum kopi lama yang menurut saya setia dengan Pier Coffee. Mereka sudah lama paham dan kenal dengan Pier Coffee. Karena kualitas kopi nya menurut saya memang enak. Dan suasana di Pier Coffee memang juga asik menurut saya. Minum kopi sambil ngobrol dengan teman di teras Pier Coffee dan menikmati lalu lintas kota Jogja itu memang tiada duanya.

Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja
Nyaman dan asik. Pict by ig pier.coffee
Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja
Pict by ig pier.coffee
Untuk urusan harga, semua murah layaknya kedai manual brewing lainnya. Di Pier Coffee harganya semua dipatok standar 15ribu untuk menu filter, cold brew, es kopi susu, cafe mocha, chocolate ice, dan Thai tea. Cuma teh tambi yang harganya 10ribu. Untuk cappucino kata mas Iqbal sekarang udah nggk ada lagi karena lumayan ribet. Maklum kedai manual tanpa mesin kopi. Tapi walau semuanya diseduh dengan cara manual, nggk kalah lah dengan kopi-kopi kedai kopi besar. Pier Coffee buka mulai dari jam 4 sore sampai dengan 11 malam.

Jika Anda merasa mencari tempat ngopi yang enak dan asik di Jogja sambil menertawakan keriwehan ibu kota, silahkan datang ke Pier Coffee. Ngopi nyantai sambil cari temen baru dan menikmati sendunya kota Jogja. Adeeem..

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pier Coffee Jogja: Kedai Kopi dan Roastery Rujukan Penikmat Kopi Jogja"

Post a Comment